Yandri Susanto Dorong Lomba Kepala Sekolah di Serang, Siapkan Hadiah Rp200 Juta

WhatsApp Image 2026-04-14 at 19.35.05

Serang – Gagasan inovatif untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Serang kembali digaungkan oleh Yandri Susanto dalam kegiatan Silaturahmi & Sinergitas bersama Insan Pendidikan dalam rangka Penguatan Kinerja serta Mutu Pendidikan di Kabupaten Serang yang dilaksanakan pada Selasa, 14 April 2026,  bertempat di Pondok Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma’mun.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kepala sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Serang, unsur pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dalam paparannya, Yandri menyampaikan dorongan agar diselenggarakan lomba kepala sekolah sebagai bentuk motivasi peningkatan kinerja di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP, termasuk penilik dan pengawas.

“Saya sebagai Menteri Desa hari ini mengumumkan, ini akan diikuti oleh seluruh kepala sekolah. Nanti dibuat per kategorinya, mulai dari TK, PAUD, SD, hingga SMP. Termasuk juga penilik dan pengawas,” ujarnya di hadapan ribuan insan pendidikan

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan teknis kegiatan tersebut diharapkan dapat dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang dengan membentuk panitia yang profesional, adil, dan transparan.

“Tolong dibuat panitia yang fair dan objektif, pilih yang benar-benar terbaik,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Yandri menyiapkan total hadiah sebesar Rp200 juta yang akan diberikan kepada para pemenang. Ia menegaskan bahwa dana tersebut merupakan bentuk kepedulian pribadi, bukan berasal dari anggaran pemerintah daerah.

“Rp. 200 juta itu bukan dari APBD, melainkan dari uang pribadi saya. Ini bentuk rasa cinta saya kepada Kabupaten Serang agar bisa berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya disambut antusias peserta.

Lebih lanjut, penilaian dalam lomba tersebut tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga pada implementasi program nyata di sekolah, termasuk gerakan corve (kerja bakti) yang menjadi bagian dari pembentukan budaya bersih dan gotong royong di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, gerakan tersebut sejalan dengan program nasional, bapak Presiden  Gerakan Indonesa ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas sampah, sekaligus menanamkan karakter disiplin dan kepedulian sejak dini kepada peserta didik.

Ia pun mengajak seluruh insan pendidikan untuk memiliki komitmen kuat dalam membangun kualitas pendidikan dan kemajuan daerah.

“Kalau kita sungguh-sungguh dan punya komitmen, insyaallah Kabupaten Serang yang maju dan masyarakat yang bahagia bisa menjadi kenyataan,” pungkasnya.

Melalui dorongan ini, diharapkan lahir inovasi dan semangat baru di kalangan kepala sekolah dan tenaga kependidikan untuk terus berbenah, berprestasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Serang. (Admin_dq)