Upacara Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Serang Tahun 2026 Berlangsung Khidmat Di Alun-Alun Kramatwatu

WhatsApp Image 2026-06-01 at 13.36.21

Kramatwatu, 1 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Serang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Kramatwatu, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Serang, jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Berdasarkan Surat Undangan Nomor 200.1.2/229/Kesbangpol/2026 yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten Serang, upacara ini menjadi peringatan resmi Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Serang tahun 2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus Pembina Upacara, Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, yang menyampaikan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya peran Pancasila sebagai kekuatan pemersatu bangsa sekaligus kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Dalam amanatnya, Najib Hamas menyampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pedoman yang mampu menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.”

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.”

Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.”

Selain unsur Forkopimda dan perangkat daerah, upacara juga dihadiri oleh seluruh pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang, termasuk jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang. Turut hadir para pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Serang, para kepala sekolah, dewan guru, dan tenaga kependidikan SMP Negeri yang berada di wilayah Kecamatan Kramatwatu dan Kecamatan Waringinkurung, yaitu SMP Negeri 1 Kramatwatu, SMP Negeri 2 Kramatwatu, SMP Negeri 3 Kramatwatu, SMP Negeri 4 Kramatwatu, SMP Negeri 5 Kramatwatu, serta SMP Negeri 1 Waringinkurung.

Rangkaian upacara berlangsung tertib sesuai susunan acara yang telah ditetapkan, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, penyampaian amanat pembina upacara, hingga pembacaan doa.

Menutup amanatnya, Najib Hamas mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya.”

Ia juga menambahkan bahwa semangat Hari Lahir Pancasila tahun 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat kolaborasi, dan melanjutkan pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Serang.

Dengan berlangsungnya upacara yang khidmat dan penuh makna tersebut, diharapkan nilai-nilai Pancasila semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat serta menjadi landasan dalam mewujudkan Kabupaten Serang yang maju, sejahtera, dan bahagia. (Edeqi)